profile picture

Safira
Balasan dalam 1 menit

Safira
Ingin Demo Gratis?

Hubungi kami via WhatsApp, dan sampaikan kebutuhan perusahaan Anda dengan tim ahli kami
628175785528
×
profile picture

Safira

Active Now

Safira

Active Now

Tag

inventory software

Browsing

Inventory management vs asset management (manajemen persediaan dan manajemen aset) merupakan dua konsep penting dalam dunia bisnis yang sering kali menjadi sorotan. Meskipun keduanya berhubungan erat dengan pengelolaan sumber daya perusahaan, terdapat perbedaan mendasar antara keduanya. Manajemen persediaan berkaitan dengan pengelolaan persediaan barang dagangan dimiliki oleh perusahaan, sedangkan manajemen aset berfokus pada pengelolaan seluruh aset perusahaan.

Pentingnya manajemen persediaan dan manajemen aset dalam keberhasilan operasional perusahaan tidak bisa diremehkan. Dalam manajemen persediaan, tujuan utamanya adalah menjaga keseimbangan antara ketersediaan persediaan dan permintaan pelanggan. Di sisi lain, manajemen aset bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan aset perusahaan, mengurangi risiko, meningkatkan efisiensi operasional, dan memaksimalkan nilai aset dalam jangka panjang.

Pengertian Inventory Management vs Asset Management

Inventory management adalah pengawasan dan pengendalian persediaan barang atau bahan baku dalam perusahaan. Tujuannya adalah memastikan persediaan yang tepat sesuai permintaan pelanggan tanpa kelebihan atau kekurangan stok. Dalam manajemen persediaan, dilakukan perencanaan, pemantauan, peramalan, dan pengendalian biaya untuk mencapai keseimbangan persediaan dan permintaan pelanggan, meningkatkan kepuasan pelanggan.

Asset management melibatkan pengelolaan dan optimisasi semua aset perusahaan, termasuk aset fisik, keuangan, dan intelektual. Tujuannya adalah memastikan penggunaan yang efisien dan optimal dari aset perusahaan melalui pemantauan kinerja, perawatan yang tepat, pengelolaan risiko, dan pengambilan keputusan investasi yang cerdas. Manajemen aset juga melibatkan strategi penggantian, perpanjangan masa pakai, dan keputusan terkait pengadaan dan pelepasan aset. 

Perbedaan Anatara Inventory Management vs Asset Management

Perbedaan-perbedaan di bawah  memperlihatkan bahwa manajemen persediaan lebih berfokus pada pengelolaan persediaan harian dan perencanaan operasional untuk memenuhi permintaan pelanggan, sedangkan manajemen aset lebih bersifat strategis dengan tujuan memaksimalkan nilai seluruh aset perusahaan dalam jangka panjang. Berikut adalah perbedaan antara inventory management vs asset management.

inventory management vs asset management

Mengapa Inventory Management vs Asset Management Penting bagi Perusahaan

Inventory management maupun asset management penting bagi perusahaan. Inventory management membantu memenuhi permintaan pelanggan, menghindari biaya yang tidak perlu, dan meningkatkan efisiensi operasional. Sementara itu, asset management memastikan penggunaan efisien aset, meningkatkan nilai aset perusahaan, dan mengelola risiko yang terkait. Kedua aspek ini berkontribusi dalam mencapai kesuksesan perusahaan secara keseluruhan. Berikut adalah penjelasan mengapa keduanya penting:

Pentingnya inventory management

  1. 1. Memenuhi permintaan pelanggan: Dengan manajemen persediaan yang efektif, perusahaan dapat memastikan ketersediaan persediaan yang cukup untuk memenuhi permintaan pelanggan secara tepat waktu. Hal ini penting untuk menjaga kepuasan pelanggan, memperoleh kepercayaan mereka, dan mempertahankan loyalitas pelanggan.
  2. 2. Menghindari biaya tidak perlu: Manajemen persediaan yang baik membantu menghindari biaya yang tidak perlu seperti kelebihan persediaan atau biaya kekurangan stok. Dengan menjaga keseimbangan persediaan, perusahaan dapat mengurangi biaya penyimpanan, kerusakan persediaan, atau kehilangan kesempatan penjualan akibat stok yang tidak mencukupi.
  3. 3. Efisiensi operasional: Dengan mengelola persediaan secara efisien, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi operasional. Persediaan yang terorganisir dan mudah diakses memungkinkan aliran produksi yang lancar, mengurangi waktu tunggu, dan meningkatkan produktivitas.

Pentingnya asset management

  1. 1. Penggunaan efisien aset: Manajemen aset yang baik memastikan penggunaan yang efisien dari semua jenis aset perusahaan, termasuk aset fisik, keuangan, dan aset intelektual. Dengan mengoptimalkan penggunaan aset, perusahaan dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi pemborosan, dan juga mengoptimalkan penggunaan sumber daya yang ada.
  2. 2. Meningkatkan nilai aset: Manajemen aset yang efektif membantu perusahaan dalam meningkatkan nilai asetnya dalam jangka panjang. Dengan pemantauan kinerja aset, pemeliharaan yang tepat waktu, dan pengambilan keputusan investasi yang cerdas, perusahaan dapat memaksimalkan nilai asetnya, menghasilkan pengembalian investasi yang lebih baik, dan mencapai keunggulan kompetitif di pasar.
  3. 3. Pengelolaan risiko: Manajemen aset juga berperan dalam pengelolaan risiko terkait dengan aset perusahaan. Melalui identifikasi risiko, perlindungan aset, dan strategi mitigasi risiko yang tepat, perusahaan dapat mengurangi kerugian dan kerusakan yang mungkin terjadi pada asetnya.

Apa Metode Manajemen Persediaan dan Manajemen Aset?

Metode inventory management dan asset management adalah pendekatan atau strategi yang digunakan untuk mengelola persediaan dan juga aset perusahaan. Berikut adalah beberapa metode umum yang digunakan dalam keduanya:

Metode inventory management

  1. 1. Metode first-in, first-out (FIFO): Metode ini mengasumsikan bahwa persediaan yang pertama masuk adalah yang pertama keluar. Ini memastikan bahwa menggunakan persediaan yang lebih lama terlebih dahulu, mengurangi risiko pengeboran persediaan.
  2. 2. Metode last-in, first-out (LIFO): Metode ini mengasumsikan bahwa persediaan yang terakhir masuk adalah yang pertama keluar. Ini dapat menghasilkan nilai persediaan yang lebih tinggi saat harga meningkat, tetapi juga dapat meningkatkan risiko pengeboran persediaan.
  3. 3. Metode minimum-maksimum (Min-Max): Metode ini melibatkan menetapkan jumlah minimum dan maksimum persediaan yang harus bertahan. Persediaan diisi ulang saat mencapai titik minimum dan dihentikan saat mencapai titik maksimum.
  4. 4. Metode just-in-time (JIT): Pendekatan ini berfokus pada pengiriman persediaan tepat waktu sesuai permintaan pelanggan, dengan tujuan mengurangi persediaan yang tidak perlu dan biaya penyimpanan.
  5. 5. Metode economic order quantity (EOQ): Metode ini menghitung jumlah optimal pesanan yang harus dilakukan berdasarkan biaya pesanan dan juga biaya persediaan.

Metode asset management

  1. 1.Metode preventive maintenance: Metode ini melibatkan perawatan rutin dan pemeliharaan terjadwal untuk mencegah kerusakan atau  bahkan kegagalan aset.
  2. 2. Metode predictive maintenance: Pendekatan ini menggunakan pemantauan dan analisis data untuk memprediksi kerusakan atau kegagalan aset sehingga perawatan dapat terjadi sebelum adanya kerusakan yang parah.
  3. 3. Metode total productive maintenance (TPM): Metode ini melibatkan partisipasi semua anggota tim dalam perawatan dan pemeliharaan aset untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja operasional.
  4. 4. Metode value-based asset management: Pendekatan ini memprioritaskan pengelolaan aset berdasarkan nilai ekonomi atau kontribusinya terhadap keuntungan perusahaan.
  5. 5. Metode asset performance management: Metode ini melibatkan pemantauan dan evaluasi kinerja aset secara terus-menerus untuk memaksimalkan efisiensi, produktivitas, dan juga masa pakai aset.

Setiap metode memiliki kelebihan dan kelemahan tergantung pada konteks dan kebutuhan perusahaan. Pemilihan metode yang tepat harus mempertimbangkan karakteristik aset, tujuan perusahaan, dan lingkungan operasional yang relevan.

Kesimpulan

Manajemen persediaan berkaitan dengan pengelolaan persediaan barang dagangan yang perusahaan miliki, sedangkan manajemen aset berfokus pada pengelolaan seluruh aset perusahaan. Dalam manajemen persediaan, tujuan utamanya adalah menjaga keseimbangan antara ketersediaan persediaan dan permintaan pelanggan. Di sisi lain, manajemen aset bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan aset perusahaan, mengurangi risiko, meningkatkan efisiensi operasional, dan juga memaksimalkan nilai aset dalam jangka panjang.

Manajemen persediaan (inventory management) dan manajemen aset (asset management) merupakan dua konsep penting dalam dunia bisnis. Maka dari itu, penting bagi perusahaan untuk memiliki software Inventory Management yang baik guna meningkatkan performa bekerja. Salah satu contoh software yang dapat diandalkan adalah software inventory dari Koneksi. Software ini membantu memantau persediaan secara real-time, mengoptimalkan perencanaan persediaan, dan menyederhanakan proses pengelolaan persediaan. Dengan menggunakan software dari Koneksi, perusahaan dapat menghindari kekurangan stok, mengurangi biaya yang tidak perlu, dan juga meningkatkan kepuasan pelanggan secara efisien.

 Dalam dunia bisnis, manajemen inventaris atau persediaan merupakan hal yang penting agar dapat menjaga kelancaran operasional dan keberlanjutan perusahaan. Namun, mengelola inventaris dapat menjadi tugas yang kompleks dan memakan banyak waktu. Di sinilah konsep “outsource inventory management” atau manajemen inventaris yang di-outsourcing muncul sebagai solusi yang efektif.

Dengan melakukan outsourcing manajemen inventaris, terdapat banyak manfaat yang bisa perusahaan dapatkan, mulai dari segi operasional, biaya, hingga pengoptimasian persediaan. Simak uraian di bawah ini agar bisa mendapatkan informasi lebih lanjut terkait outsourcing inventory management!

Definisi Outsource Inventory Management

Outsource inventory management adalah praktik bisnis di mana perusahaan menggunakan jasa pihak luar, seperti vendor atau perusahaan layanan logistik, agar dapat mengelola dan mengontrol inventaris mereka. Dalam praktik ini, perusahaan tidak lagi menangani semua aspek pengelolaan inventaris secara internal, melainkan mempercayakan tugas tersebut kepada mitra eksternal yang memiliki keahlian dan pengalaman khusus dalam manajemen inventaris.

Ketika sebuah perusahaan memutuskan untuk meng-outsourcing manajemen inventaris, mereka akan menjalin kontrak dengan vendor atau perusahaan layanan logistik yang ditugaskan untuk mengelola inventaris mereka. Vendor ini biasanya memiliki pengetahuan mendalam tentang teknik dan praktik terbaik dalam mengelola persediaan, serta akses terhadap peralatan dan teknologi terbaru agar dapat mendukung tugas-tugas tersebut.

Bagaimana Cara Kerja Outsource Inventory Management?

cara kerja aplikasi outsource inventory management

Outsource inventory management adalah suatu pendekatan di mana perusahaan mengandalkan pihak luar, seperti vendor atau perusahaan layanan logistik, untuk mengelola inventaris mereka. Dalam praktiknya, perusahaan memberikan tanggung jawab atas pengadaan barang, pemantauan stok, pengiriman, dan manajemen risiko terkait persediaan kepada pihak yang ahli dalam bidang ini. Berikut penjelasan selengkapnya mengenai cara kerja outsource inventory management

Membantu pemantauan inventaris

Dalam praktik outsource inventory management, vendor yang ditugaskan memiliki tanggung jawab utama untuk memantau ketersediaan dan pergerakan inventaris perusahaan.Beberapa tanggung jawab vendor dalam pemantauan inventaris ini mencakup pemantauan ketersediaan barang, pelacakan lokasi penyimpanan, pelacakan pergerakan stok, memberi informasi terkait stok secara real-time, hingga memberikan notifikasi ketersediaan. 

Pengadaan dan penerimaan barang

Vendor yang ditugaskan pada praktik outsource inventory management juga memiliki tanggung jawab untuk mengurus pengadaan barang baru dan menerima pengiriman barang dari pemasok. Mereka menjalankan proses ini dengan hati-hati dan memastikan bahwa persediaan diperbarui secara teratur, serta memverifikasi kebenaran barang yang diterima.

Pengiriman dan distribusi

Vendor dalam  praktik outsource inventory management juga memegang tanggung jawab penting dalam pengiriman barang kepada pelanggan atau ke lokasi yang ditentukan. Mereka menjalankan fungsi pengiriman ini dengan baik dan bertanggung jawab untuk mengkoordinasikan logistik serta memastikan pengiriman tepat waktu. Mereka juga yang merencanakan pengiriman, koordinasi logistik, mengatur pengiriman dan memastikannya terdistribusi tepat waktu.

Manfaat Aplikasi Outsource Inventory Management

Manfaat Aplikasi Outsource Inventory Management

Penggunaan vendor untuk mengelola inventaris yang dimiliki memanglah dapat mengurangi beban kerja perusahaan. Sayangnya, menyerahkan pengelolaan hal yang krusial kepada pihak luar juga memiliki risiko yang besar. Oleh karenanya, kini banyak perusahaan yang memilih untuk menggunakan aplikasi inventory management yang dapat memberikan kemudahan dalam pengelolaan inventaris tanpa harus melibatkan pihak eksternal. Beberapa manfaat dari penggunaan aplikasi ini antara lain:  

Outsource inventory management meningkatan efisiensi operasional

Penggunaan aplikasi outsource inventory management dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional dengan mengotomatiskan proses-proses terkait inventaris, seperti pemantauan stok, pengadaan barang, dan pengiriman. Hal ini mengurangi kebutuhan akan tugas manual dan mempercepat alur kerja, sehingga menghemat waktu dan sumber daya.

Membantu optimasi persediaan

Aplikasi outsource inventory management juga dapat membantu mengoptimalkan tingkat persediaan dengan memantau dan mengelola stok secara real-time. Dengan pemantauan yang akurat, perusahaan dapat menghindari kekurangan stok yang dapat mengganggu operasional, serta menghindari kelebihan stok yang dapat mengikat modal.

Peningkatan akurasi dan ketepatan

Data yang dikumpulkan secara otomatis dan akurat pada aplikasi outsource inventory management dapat mengurangi risiko kesalahan manusia dalam mengelola inventaris. Hal ini dapat meminimalisasi adanya kesalahan entri dan perhitungan manual. Dengan demikian, perusahaan dapat meningkatkan ketepatan informasi inventaris dan mengurangi kesalahan pengiriman atau pengadaan barang.

Pelacakan dan visibilitas yang lebih baik

Dengan aplikasi ini, perusahaan bisa mendapatkan visibilitas yang lebih baik terhadap pergerakan dan lokasi barang. Informasi tentang inventaris dapat diakses secara real-time oleh seluruh pihak yang berkepentingan. Hal ini tentunya akan sangat membantu dalam pengambilan keputusan yang lebih baik dan memfasilitasi koordinasi yang efisien.

Tersedianya analisis dan pelaporan yang mendalam

Adanya fitur analisis dan pelaporan pada aplikasi outsource inventory management, membuat perusahaan dapat menganalisis tren inventaris, melakukan proyeksi permintaan, dan mengidentifikasi pola-pola yang dapat membantu dalam pengambilan keputusan strategis. Laporan yang lengkap dan terperinci juga memungkinkan evaluasi kinerja inventaris secara menyeluruh.

Dapat terintegrasi dengan sistem lain

Dengan memilih aplikasi outsource inventory management yang tepat, Anda dapat mengintegrasikan aplikasi tersebut dengan sistem-sistem lain di perusahaan, seperti sistem akuntansi, sistem manajemen pesanan, atau sistem e-commerce. Integrasi ini memungkinkan aliran informasi yang mulus antara departemen dan meminimalkan kesalahan dalam transfer data.

Rekomendasi Software Outsource Inventory Management

rekomendasi software outsource inventory management

Penggunaan aplikasi outsource inventory management dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan. Terutama dalam bidang efisiensi pengelolaan inventaris, serta keamanan tanpa melibatkan pihak eksternal. Untuk itu, penting bagi perusahaan untuk menentukan software yang paling tepat dengan kebutuhannya agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal. Beberapa software outsource inventory management yang bisa perusahaan gunakan antara lain:

Koneksi Inventory Management

Koneksi Inventory Management adalah solusi perangkat lunak yang membantu perusahaan dalam mengelola inventaris dengan efisien. Melalui fitur-fitur yang komprehensif, Koneksi memungkinkan perusahaan untuk mengotomatisasi pemantauan persediaan, mengoptimalkan produksi, meningkatkan akurasi penjualan, serta meningkatkan efektivitas pengadaan. Melalui tampilan antarmuka yang user-friendly, perusahaan dapat dengan mudah mengelola dan melacak inventaris mereka dalam satu platform terintegrasi.

Penggunaan perangkat lunak ini juga dapat membantu mengurangi kesalahan manusia, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengoptimalkan tingkat persediaan yang tepat. Selain itu, dengan kemampuan analisis data yang canggih, Koneksi memungkinkan perusahaan untuk membuat keputusan berdasarkan informasi inventaris yang akurat dan mengidentifikasi tren permintaan.

HashMicro Inventory Software

HashMicro Inventory Software adalah solusi perangkat lunak yang membantu perusahaan mengelola inventaris secara efektif. Dengan fitur pemantauan persediaan yang akurat, perusahaan dapat melacak stok, mengelola pengadaan, dan memverifikasi barang yang diterima. Perangkat lunak ini juga memungkinkan perencanaan persediaan yang optimal, menghindari kekurangan atau kelebihan stok yang mengganggu operasional.

Perusahaan juga bisa mengintegrasikan aplikasi ini dengan lebih dari 40 modul yang tersedia. Tidak adanya biaya ekstra untuk tambahan pengguna juga membuat aplikasi manajemen inventaris dari HashMicro ini cocok untuk digunakan oleh perusahaan besar atau yang tengah berkembang. Tampilan antarmukanya yang interaktif pada aplikasi ini juga membuat proses pengimplementasian dan adaptasi terhadap penggunaan aplikasi ini menjadi jauh lebih mudah. 

Zoho Inventory

Zoho Inventory adalah solusi perangkat lunak yang membantu perusahaan mengelola inventaris dengan efisien. Fitur-fitur yang ada pada Zoho Inventory ini memungkinkan perusahaan agar dapat dengan mudah melacak persediaan mereka, mengelola pesanan, dan mengoptimalkan proses pengadaan. Melalui fitur pemantauan persediaan real-time, manajemen pesanan, dan analisis data inventaris, perusahaan dapat mengoptimalkan proses operasional dan membuat keputusan yang lebih baik. 

Sayangnya, adanya keterbatasan beberapa fitur yang kompleks dibandingkan dengan solusi inventaris lainnya menjadi salah satu hambatan dalam penggunaan software ini.  Selain itu, tampilan antarmuka pengguna tidayang k selalu intuitif dan membutuhkan waktu untuk mempelajarinya juga menjadi salah satu kendala yang harus Anda hadapi jika ingin menggunakan software ini.

Fishbowl Inventory System

Fishbowl Inventory System menyediakan solusi yang efisien dalam manajemen inventaris perusahaan. Fitur-fitur seperti pemantauan persediaan real-time, pengelolaan pesanan, dan pelacakan aset membantu perusahaan dalam mengoptimalkan proses operasional mereka. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan Fishbowl mungkin memerlukan waktu agar dapat mempelajari sistem yang kompleks, dan dukungan pelanggan mungkin tidak selalu responsif.

Koneksi sebagai Solusi Sistem Inventory Management Terbaik

sistem inventaris terbaik

Dari beberapa rekomendasi di atas, salah satu solusi pengelolaan inventaris terbaik yang bisa Anda gunakan adalah Software Koneksi Inventory Management. Dengan fitur-fitur lengkap, seperti pemantauan persediaan real-time, pengelolaan pesanan, dan analisis data inventaris, Koneksi membantu perusahaan mengoptimalkan proses operasional perusahaan. 

Pemantauan persediaan yang akurat pada aplikasi ini juga membuat perusahaan dapat menghindari kekurangan atau kelebihan stok yang mengganggu produksi. Selain itu, adanya integrasi yang baik dengan sistem lain, seperti sistem akuntansi dan sistem penjualan, Koneksi memungkinkan pertukaran data yang mulus dan sinkronisasi informasi, mengurangi waktu dan usaha dalam pemrosesan inventaris. 

Kesimpulan

Outsource inventory management atau pengelolaan inventaris yang di-outsourcing merupakan solusi yang efektif bagi perusahaan agar dapat mengoptimalkan proses inventarisasi. Dengan mempercayakan tugas tersebut kepada vendor atau perusahaan layanan logistik yang mengkhususkan diri dalam manajemen inventaris, perusahaan dapat mengalami berbagai manfaat, seperti efisiensi operasional dan pemantauan persediaan yang akurat. 

Namun, bagi perusahaan yang tidak ingin melibatkan pihak eksternal tetapi tetap ingin melakukan pengelolaan inventaris dengan optimal, mereka dapat menggunakan software pengelolaan inventaris, seperti Koneksi Inventory Management. Dengan menggunakan aplikasi ini, perusahaan dapat melakukan pemantauan dan pengelolaan inventarisnya secara akurat dan mendapatkan laporan mendalam yang dapat berguna bagi keberlangsungan perusahaan. Akselerasi perkembangan bisnis Anda dan bergabung dengan koneksi sekarang!