{"id":3822,"date":"2023-05-12T07:38:31","date_gmt":"2023-05-12T07:38:31","guid":{"rendered":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/?p=3822"},"modified":"2025-07-31T04:11:39","modified_gmt":"2025-07-31T04:11:39","slug":"erp-life-cycle","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/","title":{"rendered":"Langkah-langkah dalam Menerapkan ERP Life Cycle"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Di era yang modern ini, sudah banyak perusahaan yang menggunakan teknologi untuk membantu mempermudah pengelolaan bisnis mereka. Salah satu teknologi yang biasa digunakan adalah <a href=\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/software-erp\/\">software ERP<\/a>, sistem ini bisa membantu mengelola bisnis secara otomatis. Untuk dapat memaksimalkan kerja dari sistem ini, perusahaan perlu untuk mengetahui apa itu ERP <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">life cycle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p data-start=\"112\" data-end=\"439\">Dengan memahami siklus ERP secara keseluruhan, sebuah perusahaan dapat mengimplementasikan sistem ERP dengan lebih efektif sehingga potensi bisnis dapat lebih maksimal. Sebagai bagian dari strategi aplikasi bisnis yang terencana, pemahaman terhadap siklus ERP membantu dalam mengoptimalkan setiap tahapan proses implementasi.<\/p>\n<p data-start=\"441\" data-end=\"875\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Dengan demikian, pemahaman yang baik tentang ERP life cycle dapat membantu perusahaan untuk mencapai tujuan bisnis jangka panjang dan menghasilkan keuntungan yang lebih besar. Penggunaan <a href=\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/aplikasi-bisnis-digital\/\">aplikasi bisnis<\/a> seperti ERP yang dijalankan sesuai siklusnya akan mendorong efisiensi, konsistensi, dan adaptasi yang lebih baik dalam menghadapi tantangan pasar. Untuk mengetahui lebih lanjut apa itu ERP life cycle, simak terus artikel berikut.<\/p>\n<div id=\"toc_container\">\n<h2>Daftar Isi<\/h2>\n<ul class=\"toc_list\">\n<li><a href=\"#1\">Apa itu ERP Life Cycle? <\/a><\/li>\n<li><a href=\"#2\">ERP Life Cycle Phases <\/a>\n<ol>\n<li><a href=\"#a\">ERP<\/a><em><a href=\"#a\"> life cycle cope and commitment stage <\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"#b\">Analysis and design stage <\/a><\/em><\/li>\n<li><a href=\"#c\">ERP<\/a><em><a href=\"#c\"> life cycle acquisition and development stage <\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"#d\">Implementation stage <\/a><\/em><\/li>\n<li><a href=\"#e\">ERP<\/a><em><a href=\"#e\"> life cycle operation stage <\/a><\/em><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li><a href=\"#3\">Implementasi Proses ERP Life Cycle <\/a>\n<ol>\n<li><em><a href=\"#f\">Package selection <\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"#g\">Project planning <\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"#h\">GAP analysis <\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"#i\">Re-engineering <\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"#j\">Training <\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"#k\">Testing <\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"#l\">Application <\/a><\/em><\/li>\n<li><em><a href=\"#m\">Maintenance <\/a><\/em><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li><a href=\"#4\">Kesimpulan<\/a><\/li>\n<li><\/li>\n<\/ul>\n<\/div>\n<h2 id=\"1\">Apa itu ERP Life Cycle?<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">ERP <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">life cycle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> adalah tahapan yang terjadi ketika sudah menerapkan sistem ERP. Tahapan ini sendiri meliputi perencanaan, analisis kebutuhan, desain, pengembangan, pengujian, implementasi, dan pemeliharaan. Siklus<\/span> <span style=\"font-weight: 400;\">ini biasa dilakukan secara berkesinambungan dan terintegrasi untuk memastikan sistem ERP berfungsi dengan baik dan dapat memberikan manfaat bagi organisasi dalam jangka panjang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk memastikan tahapan ini akan berjalan dengan lancar, biasanya manajemen akan melakukan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">review <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">secara rutin terhadap tahapan pada ERP ini. Dengan bantuan manajemen, mereka kemudian akan melihat jika ERP sudah sesuai dengan standar yang ada. <a href=\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/implementasi-erp-pada-perusahaan-dan-manfaatnya\/\">Implementasi ERP<\/a> ini merupakan langkah yang sangat penting, karena membantu merampingkan operasi usaha dan mengurangi biaya yang tidak perlu.<\/span><\/p>\n<h2 id=\"2\">ERP Life Cycle Phases<\/h2>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-3825 size-full\" src=\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/th.jpeg\" alt=\"ERP Life Cycle Phases (https:\/\/sis.binus.ac.id\/2017\/12\/18\/enterprise-resource-planning-life-cycle\/)\" width=\"474\" height=\"474\" srcset=\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/th.jpeg 474w, https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/th-300x300.jpeg 300w, https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/th-150x150.jpeg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 474px) 100vw, 474px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Berbeda dengan <a href=\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/traditional-erp-life-cycle\/\">traditional ERP Life Cycle<\/a>, siklus dari ERP ini memiliki beberapa tahapan yang akan terjadi sebelum perusahaan melakukan implementasi. Dengan mengetahui siklus ini, perusahaan bisa memaksimalkan kerja dari sistem yang ada. Untuk itu, Anda perlu mengetahui apa saja tahapan yang terjadi sebelum menentukan sistem ERP yang akan digunakan. Berikut merupakan fase-fase pada ERP <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">life cycle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/p>\n<h3 id=\"a\"><span style=\"font-weight: 400;\">ERP<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> life cycle cope and commitment stage<\/span><\/i><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah pertama yang terjadi pada saat mulai mengimplementasi sistem ERP yaitu untuk mulai melihat seluruh kebutuhan sumber daya dan waktu yang ada. Dengan menentukan kebutuhan perusahaan, sistem ERP bisa disesuaikan dengan kebutuhan dari perusahaan. Selain itu, terdapat beberapa hal yang harus perusahaan tentukan pada tahapan ini meliputi komposisi dan susunan tim implementasi, peranan konsultan eksternal, dan pembuatan laporan dan implementasi ERP.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"b\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Analysis and design stage<\/span><\/i><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pada tahap ini, tim implementasi harus mengevaluasi kekurangan perangkat lunak ERP dalam jangka panjang dan menentukan apakah sistem ERP sudah sesuai dengan proses bisnis yang ada. Setelah melakukan evaluasi, tim harus merancang desain yang mencakup rencana manajemen perubahan, daftar proses perusahaan, antarmuka pengguna, dan laporan yang diperlukan. Selain itu, pada tahap ini, tim juga harus merencanakan konversi data, sistem konversi, dan pelatihan untuk pengguna.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"c\"><span style=\"font-weight: 400;\">ERP<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\"> life cycle acquisition and development stage<\/span><\/i><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah memastikan kebutuhan dan design dari <\/span><a href=\"https:\/\/www.gramedia.com\/literasi\/pengetian-software\/?blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener \u201dnofollow\u201d\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">software<\/span><\/i><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">, kemudian perusahaan harus membeli lisensi untuk penggunaan perangkat lunak. Hal ini harus dilakukan karena, seluruh platform yang akan perusahaan gunakan harus terkonfigurasi dengan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">network<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">security, software, database<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">real production data<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 id=\"d\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Implementation stage<\/span><\/i><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Langkah selanjutnya akan berfokus pada penerapan sistem dan memantau standar sistem yang akan pengguna gunakan. Untuk memastikan sistem yang akan perusahaan gunakan tidak ada <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">error<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, terdapat empat pendekatan yang akan membantu. Pendekatan tersebut meliputi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">phased, pilot, parallel<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">big bang<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Tahapan implementasi ini dapat dipermudah dengan <a href=\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/penggunaan-agent-pada-erp\/\">pengunaan agent pada erp<\/a> maupun konsultan. Agent ataupun konsultan akan membantu dalam penerapan ERP secara langsung untuk menyesuaikan dengan kebutuhan dan memberikan hasil yang lebih baik.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"e\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">ERP life cycle operation stage<\/span><\/i><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahap terakhir ini, petugas dari tim implementasi memiliki tugas untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada pengguna mengenai cara penggunaan sistem yang sesuai. Selain itu, tim akan menyediakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">training <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">terkait dengan penggunaan sistem bagi para pengguna. Pada tahap ini tim bisa mendapatkan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">feedback <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">user <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">jika sistem sudah sesuai dengan kebutuhan dan keinginan dari perusahaan.<\/span><\/p>\n<h2 id=\"3\">Implementasi Proses ERP Life Cycle<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-full wp-image-3826\" src=\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-57.jpg\" alt=\"Implementasi Proses ERP Life Cycle\" width=\"1400\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-57.jpg 1400w, https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-57-300x154.jpg 300w, https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-57-1024x527.jpg 1024w, https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-57-768x395.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1400px) 100vw, 1400px\" \/><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk mengimplementasi sistem, tentu terdapat langkah atau tahapan nya. Tahapan ini ada untuk memastikan sistem yang akan perusahaan gunakan bisa berjalan dengan lancar dan cepat. Untuk itu, penting bagi Anda untuk mengetahui tahapan dalam proses ini. Berikut merupakan beberapa tahapan dari ERP <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Life cycle implementation<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">:<\/span><\/p>\n<h3 id=\"f\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Package selection<\/span><\/i><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan berbagai sistem dan fitur yang ada, perusahaan harus memilih sistem dengan fitur yang sesuai. Hal ini terjadi karena setiap bisnis memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga akan menggunakan software yang sesuai dan membantu permasalahan perusahaan tersebut. Dengan menggunakan sistem yang sesuai, maka perusahaan bisa mengoptimalkan seluruh kegiatan operasional yang ada dan menghindari terjadinya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">human error<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"g\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Project planning<\/span><\/i><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tahapan perencanaan biasanya perusahaan lakukan untuk memastikan jalannya projek tersebut akan berjalan secara terstruktur. Dari pemilihan sumber daya hingga pembagian tugas semua harus sudah manajemen rencanakan terlebih dahulu. Dengan melakukan perencanaan, maka pada tahap implementasi perusahaan bisa menghindari terjadinya masalah.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3 id=\"h\"><span style=\"font-weight: 400;\">GAP <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">analysis<\/span><\/i><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah merencanakan seluruh proses, maka langkah selanjutnya harus melakukan analisis GAP. Tujuan dari melakukan proses ini yaitu untuk mengevaluasi sistem organisasi yang sedang berjalan saat ini dengan posisinya di masa depan. Dengan melakukan perbandingan tersebut, kita dapat dengan mudah mengidentifikasi proses utama yang paling penting dari ERP.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"i\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Re-engineering<\/span><\/i><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam tahap ini, perusahaan akan melakukan berbagai perubahan berdasarkan dari perencanaan dan analisa gap perusahaan. Dengan menyesuaikan perubahan dengan kebutuhan perusahaan, maka sistem yang ada bisa menyelesaikan permasalahan yang ada dalam perusahaan tersebut. Dengan demikian, tindakan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">re-engineering<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dari sistem yang akan diimplementasi.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"j\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Trainin<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">g<\/span><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pelatihan biasanya akan perusahaan lakukan ketika sistem baru akan mereka gunakan. Dengan seluruh karyawan yang mengikuti pelatihan seputar pengetahuan dari sistem tersebut dapat meningkatkan efisiensi kerja perusahaan ketika sistem sudah terintegrasi. Dengan demikian, perusahaan bisa mencegah terjadinya ketidaksiapan karyawan, yang bisa memakan waktu dan biaya yang berlebih.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"k\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Testing<\/span><\/i><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Setelah mempersiapkan sumber daya manusia dari perusahaan, tahap selanjutnya merupakan tahap percobaan dari sistem tersebut. Hal ini biasa dilakukan untuk melihat apakah sistem bisa terintegrasi dengan baik dan jika ada terjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">malfunction<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Jika sistem yang akan perusahaan gunakan dengan baik, maka kemudian bisa lanjut ke tahap berikut nya.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"l\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Application<\/span><\/i><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Ketika sudah mempersiapkan baik dari segi sistem hingga sumber daya yang ada, tahap selanjut yang akan terjadi yaitu implementasi. Pada tahap ini merupakan proses implementasi dari sistem ERP yang sebenarnya. Setelah semua data telah terkumpul dan tim sesuaikan, maka baru implementasi akan terintegrasi.<\/span><\/p>\n<h3 id=\"m\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Maintenance<\/span><\/i><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses terakhir pada siklus ini yaitu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">maintenance<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pada saat sistem yang baru sudah terintegrasi, maka karyawan yang bertanggung jawab untuk menjaga sistem harus terus <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">update <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">mengenai kondisi dari sistem ini. Tidak hanya itu, karyawan juga perlu mempelajari cara menjaga agar sistem dapat beroperasi dengan baik setiap saat.<\/span><\/p>\n<h2 id=\"4\">Kesimpulan<\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perusahaan harus memahami tahapan dalam siklus hidup ERP, termasuk perencanaan, persiapan, implementasi, pengujian, peluncuran, dan pemeliharaan. Dengan mengetahui tentang ERP <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">life cycle<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">, perusahaan bisa mengoptimalkan penggunaan sistem ERP yang ada. Dengan demikian, sistem bisa beroperasi secara efisien dan perusahaan bisa menghindari terjadinya <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">human error<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satu sistem yang bisa Anda gunakan dalam membantu mengelola bisnis Anda yaitu <\/span><a href=\"https:\/\/www.koneksi.co\/?blog\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\"><i><span style=\"font-weight: 400;\">Software <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">ERP<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> milik Koneksi. Software ini merupakan sistem berbasis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">cloud <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">yang akan membantu Anda mengontrol bisnis dari mana pun dengan bantuan internet. Tidak hanya itu, sistem ini memiliki fitur kustomisasi yang bisa menyesuaikan sistem dengan kebutuhan dari perusahaan.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di era yang modern ini, sudah banyak perusahaan yang menggunakan teknologi untuk membantu mempermudah pengelolaan bisnis mereka. Salah satu teknologi yang biasa digunakan adalah software ERP, sistem ini bisa membantu mengelola bisnis secara otomatis. Untuk dapat memaksimalkan kerja dari sistem ini, perusahaan perlu untuk mengetahui apa itu ERP life cycle. Dengan memahami siklus ERP secara<\/p>\n","protected":false},"author":51,"featured_media":3824,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[38],"tags":[119,40],"class_list":{"0":"post-3822","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-erp","8":"tag-erp-life-cycle","9":"tag-sistem-erp"},"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO Premium plugin v26.6 (Yoast SEO v26.6) - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>ERP Life cycle: Tahapan dan Implementasinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Memahami erp life cycle akan mempermudah implementasi erp pada perusahaan anda. Ketahui apa itu ERP Life cycle dan tahapannya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Langkah-langkah dalam Menerapkan ERP Life Cycle\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Memahami erp life cycle akan mempermudah implementasi erp pada perusahaan anda. Ketahui apa itu ERP Life cycle dan tahapannya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Koneksi Blog\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-05-12T07:38:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-31T04:11:39+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-56.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"720\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Salsa Amelia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Salsa Amelia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/\"},\"author\":{\"name\":\"Salsa Amelia\",\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#\/schema\/person\/959381adb6c96b02a80d39c58cd2e510\"},\"headline\":\"Langkah-langkah dalam Menerapkan ERP Life Cycle\",\"datePublished\":\"2023-05-12T07:38:31+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-31T04:11:39+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/\"},\"wordCount\":1223,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-56.jpg\",\"keywords\":[\"ERP Life Cycle\",\"Sistem ERP\"],\"articleSection\":[\"ERP\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/\",\"url\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/\",\"name\":\"ERP Life cycle: Tahapan dan Implementasinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-56.jpg\",\"datePublished\":\"2023-05-12T07:38:31+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-31T04:11:39+00:00\",\"description\":\"Memahami erp life cycle akan mempermudah implementasi erp pada perusahaan anda. Ketahui apa itu ERP Life cycle dan tahapannya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-56.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-56.jpg\",\"width\":1400,\"height\":720,\"caption\":\"ERP life cycle\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Langkah-langkah dalam Menerapkan ERP Life Cycle\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/\",\"name\":\"Koneksi.co\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#organization\",\"name\":\"Koneksi Blog\",\"url\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Koneksi.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Koneksi.png\",\"width\":240,\"height\":50,\"caption\":\"Koneksi Blog\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#\/schema\/person\/959381adb6c96b02a80d39c58cd2e510\",\"name\":\"Salsa Amelia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Salsa-Amelia-96x96.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Salsa-Amelia-96x96.jpg\",\"caption\":\"Salsa Amelia\"},\"description\":\"Saya adalah penulis ahli topik ERP, SaaS, dan teknologi IT bagi bisnis yang mencari informasi lebih mendalam. Dengan 6 tahun pengalaman mendalam seputar ekosistem software manajemen bisnis skala kecil, menengah, hingga besar, saya menyajikan analisis mendalam mulai dari perbandingan fitur, tren digitalisasi, hingga strategi adaptasi pasar melalui digitalisasi operasional bisnis. Setiap artikel saya dirancang untuk membantu pelaku bisnis seperti managing director agar mampu memahami teknologi kompleks tanpa perlu menjadi ahli IT.\",\"url\":\"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/author\/salsa-amelia\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO Premium plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"ERP Life cycle: Tahapan dan Implementasinya","description":"Memahami erp life cycle akan mempermudah implementasi erp pada perusahaan anda. Ketahui apa itu ERP Life cycle dan tahapannya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Langkah-langkah dalam Menerapkan ERP Life Cycle","og_description":"Memahami erp life cycle akan mempermudah implementasi erp pada perusahaan anda. Ketahui apa itu ERP Life cycle dan tahapannya di sini!","og_url":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/","og_site_name":"Koneksi Blog","article_published_time":"2023-05-12T07:38:31+00:00","article_modified_time":"2025-07-31T04:11:39+00:00","og_image":[{"width":1400,"height":720,"url":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-56.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Salsa Amelia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Salsa Amelia","Estimasi waktu membaca":"8 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/"},"author":{"name":"Salsa Amelia","@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#\/schema\/person\/959381adb6c96b02a80d39c58cd2e510"},"headline":"Langkah-langkah dalam Menerapkan ERP Life Cycle","datePublished":"2023-05-12T07:38:31+00:00","dateModified":"2025-07-31T04:11:39+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/"},"wordCount":1223,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-56.jpg","keywords":["ERP Life Cycle","Sistem ERP"],"articleSection":["ERP"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/","url":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/","name":"ERP Life cycle: Tahapan dan Implementasinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-56.jpg","datePublished":"2023-05-12T07:38:31+00:00","dateModified":"2025-07-31T04:11:39+00:00","description":"Memahami erp life cycle akan mempermudah implementasi erp pada perusahaan anda. Ketahui apa itu ERP Life cycle dan tahapannya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-56.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/banner-cw-56.jpg","width":1400,"height":720,"caption":"ERP life cycle"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/erp-life-cycle\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Langkah-langkah dalam Menerapkan ERP Life Cycle"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/","name":"Koneksi.co","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#organization","name":"Koneksi Blog","url":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Koneksi.png","contentUrl":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/cropped-Koneksi.png","width":240,"height":50,"caption":"Koneksi Blog"},"image":{"@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#\/schema\/person\/959381adb6c96b02a80d39c58cd2e510","name":"Salsa Amelia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Salsa-Amelia-96x96.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/Salsa-Amelia-96x96.jpg","caption":"Salsa Amelia"},"description":"Saya adalah penulis ahli topik ERP, SaaS, dan teknologi IT bagi bisnis yang mencari informasi lebih mendalam. Dengan 6 tahun pengalaman mendalam seputar ekosistem software manajemen bisnis skala kecil, menengah, hingga besar, saya menyajikan analisis mendalam mulai dari perbandingan fitur, tren digitalisasi, hingga strategi adaptasi pasar melalui digitalisasi operasional bisnis. Setiap artikel saya dirancang untuk membantu pelaku bisnis seperti managing director agar mampu memahami teknologi kompleks tanpa perlu menjadi ahli IT.","url":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/author\/salsa-amelia\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3822","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/51"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3822"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3822\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9376,"href":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3822\/revisions\/9376"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3824"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3822"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3822"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.koneksi.co\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3822"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}